Selasa, 08 Januari 2019

PARU PARU ( SISTEM EKSKRESI )

  1. STRUKTUR PARU-PARU MANUSIA

  2. Struktur Paru-Paru Paru-paru manusia terdapat di dalam rongga dada, dilindungi oleh tulang rusuk Paru-paru manusia berjumlah sepasang Paru-paru kanan Memiliki 3 gelambir atau lobus Paru-paru kiri Memiliki 2 gelambir atau lobus Saluran dari batang tenggorokan bercabang menuju paru-paru kiri dan kanan

  3. Diagram Paru-Paru Manusia

  4. Paru-paru kiri lebih kecil daripada paru-paru kanan, sehingga dapat memberikan tempat untuk jantung Berat paru-paru kanan sekitar 620 gram Sedangkan paru-paru kiri sekitar 560 gram Percabangan saluran yang masuk ke paru-paru disebut bronkus Masing-masing bronkus bercabang membentuk bronkiolus Paru-paru sebenarnya merupakan kumpulan gelembung- gelembung udara atau alveolus tempat terjadinya pertukaran gas O2 dan CO2

  5. Alveolus

  6. Alveolus dapat mencapai 600 juta pada masing-masing paru-paru Dengan adanya struktur alveolus yang seperti ini maka akan memperluas permukaannya sehingga pertukaran O2 dan CO2 di dalam paru-paru dapat menjadi efisien Paru-paru juga dibungkus oleh selaput yang disebut pleura Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura parietalis) Sedangkan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura parietalis) Dengan adanya pleura, maka paru-paru dapat bergerak elastis, mengembang, dan mengempis

  7. FUNGSI PARU-PARU DALAM SISTEM EKSKRESI Dalam sistem ekskresi, paru-paru berfungsi untuk mengeluarkan Karbondioksida (CO2) dan Uap air (H2O). Didalam paru-paru terjadi proses pertukaran antara gas oksigen dan karbondioksida. Setelah membebaskan oksigen, sel-sel darah merah menangkap karbondioksida sebagai hasil metabolisme tubuh yang akan dibawa ke paru- paru. Di paru-paru karbondioksida dan uap air dilepaskan dan dikeluarkan dari paru-paru melalui hidung. Jumlah oksigen yang diambil melalui udara pernapasan tergantung pada kebutuhan dan hal tersebut biasanya dipengaruhi oleh jenis pekerjaan, ukuran tubuh, serta jumlah maupun jenis bahan makanan yang dimakan.

  8. PROSES PENGANGKUTAN OKSIGEN 1. Sebagian besar diikat oleh hemoglobin dalam bentuk HbO2 (oksihemoglobin) 2. 2-3% oksigen terlarut dalam plasma darah.

  9. PROSES PENGANGKUTAN KARBON DIOKSIDA Pengangkutan CO2 sebagai hasil zat sisa metabolisme, diangkut oleh darah dapat melalui 3 cara, yakni : 1.Karbon dioksida larut dalam plasma, dan membentuk asam karbonat dengan enzim anhidrase (7% dari seluruh CO2) 2.Karbon dioksida terikat pada hemoglobin dalam bentuk karbomino hemoglobin (23% dari seluruh CO2) 3.Karbon dioksida terikat dalam gugus ion bikarbonat (HCO3) melalui proses berantai pertukaran klorida (70% dari seluruh CO2)

  10. PROSES PERTUKARAN KLORAD Darah pada alveolus paru-paru mengikat oksigen dan mengangkutnya ke sel-sel jaringan. Dalam jaringan, darah mengikat karbon dioksida untuk dikeluarkan bersama air yang dikeluarkan dalam bentuk uap air.

  11. Gangguan pada Paru-Paru 
  12. 1. Pneumonia yaitu peradangan dari gelembung udara mikroskopik paru-paru (bronkiolus) Penyebab: Infeksi paru-paru, sering kali dari jenis Streptococcus pneumoniae Virus seperti influenza dan cacar air Mikroorganisme seperti protozoa dan jamur Gejala : Batuk dengan dahak berdarah Sesak napas Nyeri dada Demam tinggi Pengobatan : Jika penyebabnya bakteri, pengobatan dilakukan dengan antibiotik
  13. 2. Legionnaries yaitu penyakit paru-paru yang disebabkan bakteri legionella pneumophilia Penyebab : Bakteri legionella yang menyebabkan penyakit ini merupakan bakteri berbentuk batang yang ditemukan disebagian besar sumber air Terdapat di sistem pipa ledeng atau dimana pun yang air bisa menggenang Gejala : Gejalanya mirip pneumoni atau radang paru-paru tapi selain itu penderita juga terserang diare dan nyeri perut Penanganan : Jika memasak air harus sampai benar-benar mendidih agar bakteri legionella dapat mati
  14. 3. Efusi Pleura yaitu cairan berlebihan di dalam membran berlapis ganda yang mengelilingi paru-paru Penyebab : Infeksi paru-paru seperti pneumonia dan gagal jantung yang dapat menimbulkan pengumpalan cairan di antara pleura Gejala : Sesak napas Nyeri dada Penanganan : Perawatan awal berupa pembuangan cairan dengan jarum berlubang atau memasukkan pipa (saluran cairan dada) melalui dinding dada
  15. 4. Tuberculosis (TBC) yaitu penyakit yang disebabkan oleh infeksi yang menyerang jaringan paru- paru Penyebab : Bakteri mycobacterium tuberculosis Gejala : Demam Batuk terus menerus Nafsu makan menurun Tubuh yang melemah Pengobatan : Dengan pemberian antibiotik
  16. 5. Asma yaitu penyakit radang paru-paru yang menimbulkan serangan sesak napas Menyerang 1 dari 4 anak di beberapa daerah Penyebab : Penyempitan saluran udara di dalam paru-paru Pada sebagian besar anak, pemicunya adalah alergi terhadap benda asing Gejala : Serangan asma pada setiap orang berbeda-beda kondisinya Pengobatan : Menggunakan obat pelega dengan cara dihirup Dengan menggunakan terapi yang akan mengajarkan bagaimana caranya rileks dan mengatur napas apabila terjadi serangan asma
  17. 6. Bronkitis yaitu suatu peradangan pada bronkus Penyebab : Rokok Pada penyakit bronkitis yang kronis, bronkus meradang, membengkang, dan menyempit akibat iritasi oleh asap tembakau dan paparan lama terhadap zat polutan Gejala : Suara serak Sesak napas Batuk disertai demam Dahak berwarna kuning karena disebabkan oleh infeksi kuman Pengobatan : Apabila disebabkan oleh kuman atau bakteri dapat diatasi dengan meminum antibiotik Bila disebabkan oleh virus, biasanya digunakan obat-obatan untuk meringankan gejala
  18. 7. Emfisema yaitu jenis penyakit paru-paru yang melibatkan kerusakan pada alveoli Penyebab : Perokok berat dalam waktu lama Gejala : Sesak napas Sesak dada Batuk kronis Kehilangan napsu makan Menurunnya berat badan Pengobatan : Jika pada perokok, berhenti merokok adalah pencegahan terbaik Bagi yang sudah terkena, berhenti merokok dapat mengurangi penyebaran penyakit Emfisema pada Alveolus
  19. 8. Kanker Paru-Paru yaitu tumor berbahaya yang tumbuh di paru-paru. Sebagian besar kanker paru-paru berasal dari sel-sel di dalam paru-paru Tetapi, kanker paru-paru bisa juga berasal dari kanker di bagian tubuh lainnya yang menyebar ke paru-paru Penyebab : Terlalu banyak menghisap asap rokok Gejala : Terdapat flek di dinding paru-paru Batuk terus menerus Pengobatan : Dengan kemoterapi dan radioterapi, tapi hal ini hanya bertujuan untuk meredakan gejala bukan bertujuan untuk menyembuhkan penyakit

  20. Paru-Paru sehat vs Paru-Paru Perokok

  21. Penyebaran Kanker Paru-Paru Penyebaran kanker paru-paru : Penyebaran ke tulang dapat menimbulkan rasa nyeri dan patah tulang Penyebaran ke otak menyebabkan sakit kepala dan penurunan kesadaran Penyebaran ke hati menyebabkan penurunan berat badan dan membuat kulit menjadi kekuningan
SUMBER : https://www.slideshare.net/hanifarizky/paru-paru-sebagai-alat-ekskresi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ALAT OPTIK DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI : TELESKOP

ALAT OPTIK DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI : TELESKOP Dengan menggunakan sebuah teleskop, kamu akan dapat melihat kawah dan ciri-ciri lain di...